PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikofarmakologi

antagonisme farmakologis

pharmacological antagonism

Ringkasan Singkat

Situasi di mana satu obat menghalangi atau mengurangi efek dari obat lain dengan berikatan pada reseptor yang sama.

Antagonisme farmakologis terjadi ketika suatu zat (antagonis) berikatan dengan reseptor sel tanpa mengaktifkannya, sehingga menghalangi zat lain (agonis) untuk berinteraksi dengan reseptor tersebut dan menimbulkan efeknya. Hal ini mengakibatkan penurunan atau peniadaan total dari respons biologis yang biasanya dihasilkan oleh zat agonis.

Fenomena ini sangat penting dalam pengobatan medis, misalnya penggunaan antagonis opioid untuk mengatasi overdosis obat-obatan tertentu. Dengan memblokir reseptor, obat antagonis dapat mencegah zat berbahaya memberikan efek yang mengancam jiwa pada sistem saraf pusat dan pernapasan.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • APA Dictionary of Psychology
  • Kenakin, T. (2004). Principles: Receptor pharmacology.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback